SUMEDANG – Babinsa Koramil 1005/Jatinangor Kodim 0610/Sumedang, Sertu Deni Mulyani, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama tokoh pemuda di Dusun Cipeundeuy RT 01/RW 12, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut membahas peran generasi penerus dalam mengenang jasa para pahlawan sekaligus mengisi kemerdekaan melalui berbagai kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Sertu Deni berdiskusi bersama perwakilan warga Jajang Suherlan dan para tokoh pemuda mengenai pentingnya melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba, minuman keras, judi daring, dan perilaku negatif lainnya.
Kepala Desa Cipacing Dede Juariah, S.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut. “Tugas generasi muda sekarang adalah mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, meningkatkan prestasi, menjaga persatuan, serta menjauhi narkoba, minuman keras, judi daring, dan berbagai perbuatan yang dapat merusak masa depan, ” ujarnya.
Sertu Deni Mulyani mengatakan, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. “Mengisi kemerdekaan tidak hanya melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan dengan prestasi, disiplin, menjaga persatuan, serta menjauhi narkoba, minuman keras, judi daring, dan perilaku negatif lainnya, ” tegasnya.
Danramil 1005/Jatinangor Kapten Inf Nanang Koswara menyampaikan bahwa Komsos menjadi sarana bagi Babinsa untuk membangun komunikasi dengan kalangan pemuda. “Pemuda adalah aset bangsa yang harus dijaga dan dibina. Kami berharap generasi muda memiliki semangat nasionalisme yang kuat serta mampu mengisi kemerdekaan dengan karya nyata, ” katanya.
Komandan Kodim 0610/Sumedang Letkol Arh Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han., menekankan pentingnya menanamkan nilai perjuangan kepada generasi muda. “Cara terbaik mengenang para pahlawan adalah dengan meneruskan perjuangan melalui pengabdian, menjaga persatuan dan kesatuan, serta memberikan kontribusi positif sesuai kemampuan masing-masing, ” ujarnya.
Melalui kegiatan Komsos tersebut, sinergi antara TNI, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda diharapkan semakin kuat dalam membina generasi penerus yang tangguh, berkarakter, serta siap mengisi kemerdekaan demi Indonesia yang lebih maju. (PERS)

Idris. Tukwain