Sumedang – Di tengah terik matahari yang menyengat, semangat gotong royong membara di Dusun Lebakjati, Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama segenap elemen masyarakat bahu-membahu menyukseskan program ketahanan pangan melalui pembangunan dan percepatan saluran irigasi. Inisiatif ini, yang merupakan bagian dari kegiatan Bakti TNI, menjadi bukti nyata kepedulian TNI dalam menopang kesejahteraan petani lokal.
Langkah strategis ini dirancang untuk mempercepat ketersediaan air bagi lahan pertanian, elemen krusial yang menopang kehidupan para petani. Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat, berdampingan dengan pemerintah desa dan warga, diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga memperkokoh fondasi ketahanan pangan di Kecamatan Jatinangor. Ini adalah cerita tentang bagaimana tangan-tangan perkasa dan hati yang peduli bersatu demi masa depan pangan yang lebih baik.
Kepala Desa Cileles, Duduy Abdul Holiq, SH., tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya atas inisiatif yang diusung TNI. Ia melihat langsung bagaimana pembangunan saluran irigasi ini akan menjadi urat nadi kehidupan bagi para petani.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI yang telah membantu percepatan pembangunan saluran irigasi di Desa Cileles. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para petani karena akan memperlancar distribusi air ke lahan pertanian. Semoga sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin demi kemajuan desa dan kesejahteraan warga, " ujar Duduy Abdul Holiq, SH.
Serda Idris Tukwain, Babinsa Desa Cileles, menegaskan bahwa Bakti TNI adalah wujud konkret dari tekad TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, menjawab setiap kebutuhan yang ada.
"Melalui Bakti TNI, kami hadir untuk membantu masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk mendukung ketahanan pangan melalui pembangunan saluran irigasi. Dengan semangat gotong royong, kami berharap hasil pekerjaan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani dan meningkatkan hasil pertanian di wilayah Desa Cileles, " ungkap Serda Idris Tukwain.
SUMEDANG - Komandan Rayon Militer (Danramil) 1005/Jatinangor, Kapt. Inf. Nanang Koswara, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan cerminan tak terpisahkan dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.
"Bakti TNI bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Kami akan terus mendukung setiap program yang berdampak positif bagi kesejahteraan warga, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional, " tegas Kapt. Inf. Nanang Koswara.
Di Markas Kodim 0610/Sumedang, Komandan Kodim (Dandim), Letkol Arh. Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han., menyampaikan komitmen kuat jajarannya untuk selalu mendukung program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
"Ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas nasional yang memerlukan dukungan dari seluruh elemen bangsa. Melalui kegiatan Bakti TNI, kami berupaya memberikan kontribusi nyata dengan membantu pembangunan infrastruktur pertanian seperti saluran irigasi. Harapannya, hasil pertanian masyarakat semakin meningkat dan kesejahteraan petani dapat terus terwujud, " ujar Letkol Arh. Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han.
Semangat kebersamaan yang terpancar dari kegiatan Bakti TNI ini, yang melibatkan personel TNI, pemerintah desa, dan warga, menjadi kekuatan pendorong utama. Sinergi ini tidak hanya mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur pertanian, tetapi juga kian memperkokoh ikatan batin antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan.

Idris. Tukwain